“24 ULTIMATE TIPS FOR BETTER LIFE”

 

 

 

 

1.   Take a 10-30 minute walk every day. & while you walk, SMILE. It is the ultimate anti-depressant.


2.   Sit in silence for at least 10 minutes each day.

3.   When you wake up in the morning, Pray to ask God’s guidance for your purpose today.’

4.   Eat more foods that grow on trees and plants and eat less food that is manufactured in plants.

5.   Drink green tea and plenty of water. Eat blueberries, wild Alaskan salmon, broccoli, and almonds.


6.   Try to make at least three people smile each day.
7.   Don’t waste your precious energy on gossip, energy vampires, issues of the past, negative thoughts or things you cannot control. Instead invest your energy in the positive present moment.

8.   Eat breakfast like a king, lunch like a prince and dinner like a college kid with a maxed out charge card.


9.   Life isn’t fair, but it’s still good.

10.  Life is too short to waste time hating anyone. Forgive them for everything !
11.  Don’t take yourself so seriously. No one else does.

12.  You don’t have to win every argument. Agree to disagree.


13.  Make peace with your past so it won’t spoil the present.

14.  Don’t compare your life to others. You have no idea what their journey is all about.


15.  No one is in charge of your happiness except you.

16.  Frame every so-called disaster with these words: ‘In five years, will this matter?’

17.  Help the needy,Be generous ! Be a ‘Giver’ not a ‘Taker’

18.  What other people think of you is none of your business.
19.  Time heals everything.
20.  However good or bad a situation is, it will change.

21.  Your job won’t take care of you when you are sick. Your friends will stay in touch.

22.  Envy is a waste of time. You already have all you need.

23.  Each night before you go to bed , Pray to God and Be thankful for what you have accomplished today !


24.  Remember that you are too blessed to be stressed !

RENUNGAN

Jika Anda benar, maka Anda tidak perlu marah.
Dan jika Anda salah, maka Anda tidak layak marah
.

Sabar dengan Keluarga, itu namanya Cinta.
Sabar dengan Orang Lain, itu namanya Respect.
Sabar dengan Diri Sendiri, itulah Kepercayaan Diri

 

Jangan berpikir terlalu Keras mengenai masa lalu,

 ………hal itu membawa Air Mata.

Jangan pula berpikir terlalu banyak mengenai masa depan,

………….. hal itu membawa Ketakutan.

Hiduplah saat ini dgn senyuman,   hal itu akan membawa Bahagia.

Setiap Cobaan dalam hidup kita,

…………bisa membuat kita lebih terpuruk atau lebih baik.

Setiap masalah datang untuk membuat kita lebih berprestasi,

…………….. atau hancur sama sekali.

Pilihan ada di tangan kita,

 ……….untuk menjadi seorang Pecundang atau Pemenang….!!!

Temukan hati yang indah & tulus,

…………bukan wajah yang Rupawan atau Menawan.

Hal-hal yang Indah tidak Selalu Baik,

…….namun   Hal-hal yang Baik Selalu Indah…

YANG PENTING USAHA BUKAN HASIL, TERLIHAT BIJAK TAPI MENYESATKAN

Beberapa hari lalu saya memasang status:
“Yang penting usaha bukan hasil, kelihatannya bijak tapi menyesatkan.
Itu berlaku dalam penilaian Tuhan, tapi antar manusia ini bisa membuat Anda kehilangan klien,
kerjaan, pelanggan, dsb. Menurut Anda?” Sebelum saya memasang status ini, saya tahu pasti akan ada perdebatan,
tapi toh saya pas

 

Seringkali kita dengar kalimat seperti ini:”Jangan hanya lihat hasil, tapi lihatlah proses”
“Proses juga harus dihargai, jangan hasilnya saja”
“Yang penting usaha, hasilnya Tuhan yang menentukan”

Bagaimana kelihatannya? Kelihatan bijak, bukan?

Tapi apakah benar demikian?
Bayangkan, misalnya Anda punya 2 orang pegawai bagian pemasaran komputer server.
Pegawai pertama orangnya rajin. Dia menelepon dan presentasi ke 100 orang setiap bulan, tapi tidak bisa menjual barang satu pun.
Dan setiap bulan Anda tetap harus menggajinya sekalipun ia tidak menghasilkan apa-apa.
Pegawai kedua, kelihatannya santai saja.
Dia hanya menelepon 20 orang setiap bulan tapi bisa menjual 20 unit komputer.
Dia juga mendapat gaji, tapi hasil penjualannya membuat perusahaan mampu menggaji dia,
memberi keuntungan perusahaan serta membuat perusahaan mampu
menggaji yang pegawai yang tidak produktif seperti orang pertama.

Bagaimana dengan ilustrasi di atas?
Apakah Anda memilih punya pegawai seperti orang pertama, rajin, terus berusaha tapi tidak memberi hasil.
Apakah Anda memilih pegawai kedua yang tenang, terkesan lebih sanatai, santai tapi hasilnya signifikan.
Silahkan jawab sendiri.

Manusia butuh hasil.
Karena tanpa hasil kita tidak bisa survive.
Sumber daya manusia terbatas.
Kalau Anda bekerja pada manusia dan hanya menawarkan janji kerja keras,
bersumpah akan berusaha sekuat tenaga, tapi tidak memberikan hasil.
Siap siap saja kehilangan pekerjaan. Itu realitas dan itu logis.

Sedangkan Tuhan, Ia mempunyai kekuatan yang tidak terbatas,
Baru niat baik saja kita sudah dihitung satu kebaikan.
Kalau kita berusaha gagal, usahanya saja sudah dapat pahala.
Kalau gagal terus, tapi berusaha terus dan tetap gagal terus, Tuhan tetap bisa memberi pahala.
Karena sumber daya Tuhan tidak terbatas.

Pemahaman ‘yang penting usaha, bukan hasil’ bisa menyesatkan karena
membuat kita merasa nyaman sekalipun tidak berhasil,
merasa kita sudah mencapai sesuatu padahal belum kemana-mana.

Mungkin lebih bijak begini
Proses dan sukses sama pentingnya,
Usaha dan hasil sama pentingnya.

Tapi pada prakteknya tetap saja manusia butuh hasil, lebih dari lainnya.

Tapi semua terserah Anda.Kalau Anda tetap percaya ‘yang penting proses bukan hasil’ juga tak apa.
Toh masing-masing akan menanggung akibat atas apa yang dipercayainya.

Kepada orang lain, terutama kepada anak-anak, saya sendiri sering juga mengatakan:
“Yang penting sudah berusaha, hasil kita lihat nanti”
Tapi itu dalam rangka tetap menyemangati, tetap memberi penghargaan atas kerja,
agar semangat mereka tidak surut.

Tapi terhadap diri sendiri saya selalu mengatakan:
“Saya harus berhasil, kerja keras tanpa hasil berarti masih kurang keras, masih kurang cerdas”.

Bagaimana dengan Anda?

 

disesuaikan dari tulisan Isa Alamsyah

Sulitnya cari orang amanah zaman sekarang

Sabtu, 5 Desember, 2009 02:52
Dari:
“fitri laily” akhwatpisan@yahoo.com
“pembacaasmanadia” <pembacaasmanadia@yahoogroups.com>
 

Mencari orang amanah zaman sekarang???

 

Teringat pembicaraan ke suami subuh tadi, perihal pembagian
daging kurban di tempatku bekerja.

Mirisnya hati ini melihat betapa banyaknya yang sudah dzolim
ke saudaranya sendiri demi daging 1kg.

Setauku perusahaan tempatku bekerja, tahun ini berkurban
1ekor sapi dan 7ekor kambing. Tapi…tidak semua karyawan kebagian. Dengan alasan
panitia ‘daging kurban hanya dibagikan bagi yang sudah berumah tangga saja’.

Tapi menurut ketua panitia, tidak ada peraturan seperti itu.
(setelah dikroscek kemarin)

“Malah banyak yang ngambil dobel jatah dagingnya teh…”.ucap
salah sorang kawan.

Kasihan….

Hanya demi 1kg daging tega mendzolimi saudaranya. Membiarkan
saudaranya berandai-andai (berharap) hari itu bisa makan daging.

Dimanakah amanah kalian wahai para panitia kurban??

Dimanakah hati kalian yang telah tega mendzolimi saudaranya
demi 1kg daging??

 

Semoga Allah SWT mengampuni dosa kalian dan mudah-mudahan
Allah SWT membukakan pintu rejeki yang lebar bagi kalian.

Amiin…

 

 

Rumah Cinta, 30 November 2009

Pukul 10.15 pagi

Masih kesel dengan kejadian itu sembari ditemani sepiring
indomie goreng.

Wuiiihh…mak nyuss.hehehehe

Tahukah Anda?

Tahukah anda kalau orang yang kelihatan begitu
tegar hatinya, dibalik itu adalah orang yang sangat
lemah dan butuh pertolongan?

Tahukah anda kalau orang yang menghabiskan
waktunya untuk melindungi orang lain adalah
justru orang yang sangat butuh seseorang untuk
melindunginya?

Tahukah anda kalau tiga hal yang paling sulit
untuk diungkapkan adalah : Aku cinta kamu, maaf
dan tolong aku

Tahukah anda kalau orang yang suka berpakaian
warna merah lebih yakin kepada dirinya sendiri?

Tahukah anda kalau orang yang suka berpakaian
kuning adalah orang yang menikmati
kecantikannya sendiri?

Tahukah anda kalau orang yang suka berpakaian
hitam adalah orang yang ingin tidak diperhatikan
dan butuh bantuan dan pengertian anda?

Tahukah anda kalau anda menolong seseorang,
pertolongan tersebut dikembalikan dua kali lipat?

Tahukah anda bahwa lebih mudah mengatakan
perasaan anda dalam tulisan dibandingkan
mengatakan kepada seseorang secara langsung?
Tapi tahukah anda bahwa hal tsb akan lebih
bernilai saat anda mengatakannya dihadapan
orang tsb?

Tahukah anda kalau anda memohon sesuatu
dengan keyakinan, keinginan anda tsb pasti
dikabulkan?

Tahukah anda bahwa anda bisa mewujudk an
impian anda, spt jatuh cinta, menjadi kaya, selalu
sehat, jika anda memintanya dengan keyakinan,
dan jika anda benar2 tahu, anda akan terkejut
dengan apa yang bisa anda lakukan.

Tapi jangan percaya semua yang saya katakan,
sebelum anda mencobanya sendiri, jika anda tahu
seseorang yang benar2 butuh sesuatu yg saya
sebutkan diatas, dan anda tahu anda bisa
menolongnya, anda akan melihat bahwa
pertolongan tsb akan dikembalikan dua kali lipat.

Bagaimana Caranya Menghadapi Rintangan Hidup?

Tulisan ini dipersembahkan buat temen teman & saudaraku yang lagi terimpa masalah dan atau rintangan hidup…
Semoga kita semua termasuk dari golongan orang orang yang selalu bersabar, bertawakal & bersyukur atas semua skenario-Nya

BAGAIMANA CARA KITA MENGHADAPI RINTANGAN HIDUP ? MARI KITA BELAJAR DARI KISAH TENTANG WORTEL, TELUR DAN BIJI KOPI

Panaskan 3 buah panci berisi air diatas api
Pada panci yang pertama, masukkan beberapa buah wortel
Pada panci yang kedua, masukkan beberapa buah telur
Pada panci yang ketiga, masukkan beberapa biji kopi yang sudah dihaluskan menjadi bubuk kopi
Panaskan ketiga panci tersebut selama 15 menit
Keluarkan isi dari ketiga panci tersebut
Wortel yang sebelumnya keras,
Sekarang berubah jadi empuk
Telur yang sebelumnya lunak
di bagian dalamnya, sekarang
menjadi keras
Bubuk kopi sudah menghilang
Tapi, air panas sudah berubah warnanya dan mempunyai bau kopi yang sangat harum
Sekarang pikirkan tentang Kehidupan
Hidup itu tidak selamanya mudah
Hidup itu tidak selamanya nyaman
Bahkan kadang-kadang Hidup menjadi sangat susah
Keadaan tidak berubah seperti yang kita inginkan
Orang-orang tidak memperlakukan kita seperti yang kita harapkan
Kita hidup sangat keras, tapi tidak mendapatkan hasil yang memuaskan
Apa yang terjadi pada saat kita menghadapi kesulitan?
Sekarang pikirkan tentang ketiga panci itu?
Air yang mendidih bagaikan masalah di Kehidupan kita.
Kita dapat menjadi seperti wortel
Kita maju dengan kuat dan tegas.
Tapi kita keluar dengan lemah dan lunak
Kita menjadi sangat lelah
Kita kehilangan harapan
Kita menyerah
Hilanglah semangat juang di diri kita
Jangan mau menjadi wortel!!!
Kita dapat menjadi seperti telur.
Kita memulai dengan hati yang tulus dan sensitif
Kita berakhir dengan sangat egois dan cuek
Kita membenci orang lain
Kita membenci diri kita sendiri
Tidak ada lagi kehangatan di diri kita
Jangan mau menjadi telur!!!
Ambil Pelajaran dari bubuk kopi…
Air tidak mengubah bubuk kopi
Bubuk kopi-lah yang mengubah air
Air menjadi berubah karena adanya bubuk kopi

Lihatlah.
Ciumlah.
Minumlah.
Makin PANAS airnya, makin ENAK rasanya.
Kita dapat menjadi Bubuk Kopi
Kita membuat sesuatu yang baik dari tantangan yang kita hadapi.
Kita belajar hal-hal baru.
Kita mempunyai pengetahuan baru, ilmu baru dan skill baru
Kita tumbuh bersama pengalaman
Kita membuat dunia di sekeliling kita menjadi LEBIH BAIKUntuk berhasil, kita harus coba …. dan coba lagi
Kita harus percaya pada apa yang kita kerjakan.
Kita tidak boleh menyerah.
Kita harus sabar.
Kita harus tetap bersemangat
Masalah dan kesulitan memberi kesempatan kepada kita untuk menjadi lebih kuat… dan lebih baik… dan lebih mampu.

Pilihan kita ?

Menjadi seperti wortel…

atau telur
atau biji kopi?
Jadilah seperti BIJI KOPI