Ada saatnya ketika kita merasa menjadi orang yang paling malang sedunia. berbagai kemudahan yang dirasakan orang lain hanya terbayang di depan mata tetapi tidak bisa kita nikmati. Semua yang ada dalam hidup kita selalu tidak sempurna. Lalu yang tersisa hanyalah rengekan manja dan keluhan yang tak berkesudahan. Menyalahkan Tuhan akan segala kekurangan. Menangis tersedu seakan hidup tak memberikan apapun untuk dinikmati. Kemudian menyalahkan keadaan atas pilihan-pilihan yang kita ambil.
Ketika hal di atas terjadi tampaknya sudah saatnya kita harus lebih bersyukur pada Allah. Pandanglah semua kebaikan dan rezeki yang telah Allah berikan. Orang-orang yang menyayangi kita tanpa pamrih. Bahkan memaklumi segala sikap egois kita yang menyebalkan. orang tua yang baik yang telah merawat dengan kasih sayang tulus. sahabat yang selalu ada di saat duka melanda dan resah menggelora di dada. Keponakan lucu yang menghilangkan kelelahan dan tekanan-tekanan yang menyesakkan dada. Bunga-bunga cantik yang tidak bosan terus bermekaran tiap hari menyapa bahkan di saat pagi yang paling kelam sekalipun. Lalu Nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan???
Tarik napas panjang dan serukanlah Alhamdulillah!!