Dan Perempuan Baik Yang Bercinta, Pada Hari Valentine

Judul yg kontroversial? Sebaiknya anda membaca lengkap artikelnya, hanya saja…dalam bahasa melayu. :)

Berikut sy cuplikkan paragraf kalimat2 yang mengesankan bagi sy.

=======================================================================================

“Itulah, yang ibu harapkan kepada bijak pandai agama. Melarang itu sudah betul, namun sekiranya terhenti setakat melarang, ia cuma menjadikan hari Valentine itu istimewa. Bijak pandai agama, selepas bercerita berkenaan asal-usul hari Valentine yang banyak versi itu, ceritakanlah juga berkenaan cinta Islam yang hanya ada satu versi. Ceritakanlah, berkenaan psikologi cinta, supaya ramai tahu, cinta itu sangat biasa, tidak perlu disambut, tidak perlu Valentine, tetapi ia perlu dinikmati, dan hanya ada satu cara menikmati cinta, iaitu bernikah.  Dan ingatlah anakku, cinta itu buta, dan nikah akan kembali membuka matamu.”

Aku tersenyum lebar, dan seketika, aku kembali tenang, aku berasa seperti burung yang terbang di bawah pelangi pagi.

“Kalau saya jatuh cinta, bagaimana?” Aku mula berani mengusik ibu.

“Kalau kamu jatuh cinta, jadilah perempuan baik yang bercinta.”

“Perempuan baik yang bercinta?” Aku pula kembali terasa diusik, apatah lagi melihat ibu menyuntingkan senyuman nakal.

Perempuan baik itu adalah suatu proses. Jangan sesekali mencuba menjadi perempuan baik hanya dalam masa sehari, tetapi berusahalah menjadi perempuan baik sampai kamu mati. Kerana, pasti orang seperti kita ada melakukan dosa, tetapi bangkitlah kembali dengan taubat. Itulah perempuan baik bagi ibu, iaitu perempuan yang sentiasa berusaha menjadi hamba kepada Allah yang taat. Dan taat kepada Allah, kamu tahu ia bukan sekadar satu dua perkara, tetapi ribuan perkara, meliputi hal ayah ibu, suami, anak, jiran, ibadah, menjaga maruah, menjaga mulut, taubat, dan banyak lagi.  Itulah perempuan baik bagi ibu, perempuan yang sentiasa berusaha ke arah perkara yang baik-baik.

“Dan bercinta pula?” soal aku malu-malu.

Ibu tersenyum lebar, lalu berkata, “Sukar sebenarnya. Tetapi tetap ada petua. Pada ketika kamu  menerima lamaran seorang lelaki, pada ketika itulah kamu periksa kata-kata, yang mula-mula keluar daripada hati kamu. Perempuan biasa yang bercinta akan berkata dalam hati,  “Aku cintakan dia, sebab itu aku perlukan dia.” Sedangkan perempuan baik, dalam hatinya akan berkata begini, “Aku perlukan dia, sebab itulah aku cintakan dia.” Pada ketika ‘perlu’ yang datang terlebih dahulu sebelum cinta, kamu ada peluang menjadi perempuan baik yang bercinta. Kemudian semak maksud ‘perlu’ dalam hati kamu. Adakah kamu perlu lelaki beriman yang dapat membimbing, ataupun perlu kepada lelaki kaya yang dapat menyenangkan. Sekiranya kamu ‘perlu’ kepada lelaki beriman yang membimbing, kamu adalah perempuan baik yang bercinta.”

selengkapnya di:  http://www.iluvislam.com/karya/cerpen/4210-dan-perempuan-baik-yang-bercinta-pada-hari-valentine.html

=================================================================================

Semoga anda tidak kesulitan menerjemahkan, mungkin anda bisa mencoba google translate. :)

Selamat belajar untuk memahami mengapa kami selalu menganggap perayaan tgl 14februari tidak perlu.&tidak penting.

Happy Women’s Day

 Selasa, 22 Desember, 2009 01:27 Dari: “Sita Sidharta”

Good morning,

Today we celebrate hari Ibu, which loads of people translate as Mother’s
Day. Given the history of this day, I feel that to simply say that today is
Mother’s day is not quite correct and it actually reduce what the Women’s
Congress was trying to achieve, better life for women in Indonesia – mother
or not – simply woman. When I say this in the past, some would argue back
that there’s nothing wrong in honouring mothers and that they’re true
everyday heroes. Well of course, being a mother myself I do understand, but,
honouring mothers is our duty. Every day should be mother’s day!

My main problem is that year after year people would just be busy thanking
their mom and describing how tough motherhood is, but rarely do anyone
ponders about the quality of life women in Indonesia have, regardless
whether they’re a mother or not. This I think is dangerous. We are lulled
into thinking today is Mother’s Day just like in any other countries. We’re
just busy making poems, write stories about how wonderful our mother is, how
big their sacrifice etc etc. But does anyone actually stop and think about
the condition of mothers in Indonesia? Has every mother here receive
adequate medical care pre and post natal? Does all mothers know that
domestic violence is not tolerated and that we have laws against it now?
Does all mothers receive the necessary support so they can send their
daughters (and sons) to school instead of sending them to work on the
street, or worse, having to go abroad to work as domestic workers and face
multitude of dangers without clear guidelines where to go for help? If
there’s any help at all.

Let’s step back and see, what about condition of girls before they turn into
mothers. Have they received the supposedly mandatory 9 years of not-so-free
education? Any girls still forced to marry older, wealthier men so they can
help their family? (and then hide behind religious laws to twist the
condition to make it ok) Any girls still forced by their parents or family
to work abroad as ‘dancers’? Any girls still sent to work abroad knowing
full well they might return in a body bag if at all?

If the answers to all of the above questions is no, then I have no problem
this being a Mother’s Day. Oh yes, glorify mothers all you want. However, if
there’s a yes to any of the question, as a mother, I ask you to please think
about them as well. Please think of mothers who died during childbirth due
to lack of medical care – why aren’re medical care available to them? Just
because they live in faraway places no one can see? Please think about these
poor young girls that are forced into trafficking. They should really be at
school studying so they can be better mothers when the time come. Do they
still have motherhood as their future?

You have the rest of your life to think about your mother. Please give your
thoughts to these women and these girls just a day, today.

Love,

Sas

agatogata.multiply. com

agatogata.blogspot. com

http://twitter. com/agatogata

Indahnya memberi..

Cinta itu indah. Karena ia bekerja dalam ruang kehidupan yang luas. Dan inti pekerjaannya adalah memberi. Memberi apa saja yang diperlukan oleh orang-orang yang kita cintai untuk tumbuh menjadi lebih baik dan berbahagia karenanya.

Para pencinta sejati hanya mengenal satu pekerjaan besar dalam hidup mereka : memberi. Terus menerus memberi. Dan selamanya begitu. Menerima? Mungkin, atau bisa juga jadi pasti! Tapi itu efek. Hanya efek. Efek dari apa yang mereka berikan. Seperti cermin kebajikan yang memantulkan kebajikan yang sama. Sebab, adalah hakikat di alam kebajikan bahwa setiap satu kebajikan yang kita lakukan selalu mengajak saudara-saudara kebajikan yang lain untuk dilakukan juga.

Itu juga yang membedakan para pecinta sejati dengan para pencinta palsu. Kalau kamu mencinta seseorang dengan tulus, ukuran ketulusan dan kesejatian cintamu adalah apa yang kamu berikan padanya untuk membuat kehidupannya menjadi lebih baik. Maka kamu adalah air. Maka kamu adalah matahari. la tumbuh dan berkembang dari siraman airmu. la besar dan berbuah dari sinar cahayamu.

Para pencinta sejati tidak suka berjanji. Tapi begitu mereka memutuskan mencinta seseorang, mereka segera membuat rencana memberi. Setelah itu mereka bekerja dalam diam dan sunyi untuk mewujudkan rencana-rencana mereka. Setiap satu rencana memberi terealisasi, setiap itu satu bibit cinta muncul bersemi dalam hati orang yang dicintai. Janji menerbitkan harapan. Tapi pemberian melahirkan kepercayaan.

Bukan hanya itu. Rencana memberi yang terus terealisasi menciptakan ketergantungan. Seperti, pohon tergantung dari siraman air dan cahaya matahari. Itu ketergantungan produktif. Ketergantungan yang menghidupkan. Di garis hakikat ini, cinta adalah cerita tentang seni menghidupkan hidup. Mereka menciptakan kehidupan bagi orang-orang hidup. Karena itu kehidupan yang mereka bangun seringkali tidak disadari oleh orang-orang yang menikmatinya. Tapi begitu sang pemberi pergi, mereka segera merasakan kehilangan yang menyayat hati. Tiba-tiba ada ruang besar yang kosong tak berpenghuni. Tiba-tiba ada kehidupan yang hilang tak berpenghuni. Tiba-tiba ada kehidupan yang hilang.

Barangkali suatu saat kamu tergoda untuk menguji dirimu sendiri. Apakah kamu seorang pencinta sejati atau pencinta palsu. Caranya sederhana. Simak dulu pesan Umar bin Khattab ini: hanya ada satu dari dua perasaan yang mungkin dirasakan oleh setiap orang pada saat pasangan hidupnya wafat : merasa bebas dari beban hidup atau merasa kehilangan tempat bergantung.

Sekarang bertanyalah pada pasangan hidup Anda tanpa dia ketahui. Jika aku mati sekarang, apakah kamu akan merasa bebas dari sebuah beban atau akan merasa kehilangan tempat bergantung? Kalau dia merasa kehilangan, maka dilangit hatinya akan ada mendung pekat yang mungkin menurunkan hujan air mata yang amat deras. Jika tidak, mungkin senyumnya merekah sambil berharap bahwa kepergianmu akan memberinya kesempatan baru untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Anis Matta

If Someone Love You….

Seseorang yang mencintai kamu,
tidak bisa memberikan alasan mengapa ia mencintaimu
Dia hanya tau, di mata dia, kamulah satu satunya.

Seseorang yang mencintai kamu,
sebenarnya selalu membuatmu
marah / gila / jengkel / stress
Tapi ia tidak pernah tau hal bodoh apa yang sudah ia lakukan,
Karma semua yang ia lakukan adalah untuk kebaikanmu.

Seseorang yang mencintai kamu,
jarang memujimu, tetapi di dalam hatinya kamu adalah
yang terbaik, hanya ia yang tau.

Seseorang yang mencintai kamu,
akan marah – marah atau mengeluh jika kamu
tidak membalas pesannya atau telponnya,
karna ia peduli dan ia tidak ingin sesuatu terjadi ke kamu.

Seseorang yang mencintai kamu,
hanya menjatuhkan air matanya di hadapanmu.
Ketika kamu mencoba untuk menghapus air matanya,
kamu telah menyentuh hatinya, dimana hatinya selalu
berdegup / berdenyut / bergetar untuk kamu.

Seseorang yang mencintai kamu,
akan mengingat setiap kata yang kamu ucapkan
Bahkan yang tidak sengaja dan ia akan selalu
menggunakan kata – kata itu tepat waktunya.

Seseorang yang mencintai kamu,
Tidak akan memberikan janji apapun dengan mudah,
karna ia tidak mau mengingkari janjinya.
Ia ingin kamu untuk mempercayainya n
ia ingin memberikan hidup yang paling bahagia n
aman selama – lamanya.

Seseorang yang mencintai kamu,
selalu memberitahumu untuk tidak berpikir lebih banyak.
Karna ia sudah merencanakan semuanya untuk mu,
ia ingin memberikan kehidupan yang terbaik di masa mendatang.
Ia ingin memberikanmu suatu kejutan,
percayalah dia dapat melakukannya.

Seseorang yang mencintai kamu,
mungkin tidak bisa mengingat kejadian / kesempatan
istimewa seperti perayaan hari ulang tahunnya,
tapi ia tau bahwa setiap detik yang ia lalui
ia mencintai kamu, tidak peduli hari apakah hari ini.

Seseorang yang mencintai kamu,
tidak mau berkata aku mencintaimu dengan mudah,
karna segalanya yang ia lakukan untuk kamu adalah untuk
menunjukkan bahwa ia siap mencintaimu,
tetapi ia akan mengatakan kata
I Love You pada situasi yang special,
karna ia tidak mau kamu salah mengerti,
dia mau kamu mengetahui bahwa ia mencintai diri mu.

Seseorang yang benar – benar mencintai kamu,
akan merasa bahwa sesuatu yang harus di katakan
hanya sekali saja,
karna ia berpikir bahwa kamu telah mengerti dirinya.
Jika berkata terlalu banyak, ia akan merasa
bahwa tidak ada yang akan membuatnya bahagia / tersenyum

By Shade Rahmawati Posted in tulisan Tagged

Dari mata Turun Ke hati..

Senin, 6 April, 2009 01:41
Dari:
“heri prasetyo” <herianakpsikologi@yahoo.com>

Cinta pada pandangan pertama merupakan misteri selama
berabad-abad. Tapi ilmuwan kini tahu, mana cinta pandangan pertama asli dan
mana yang bukan.

Jika mata laki-laki dan perempuan bertatapan dan merasa bahagia apakah bisa
dikatakan sebagai pertanda cinta? Mungkin saja. Tapi menurut ilmuwan ada
syaratnya. Pandangan itu harus lebih dari 8,2 detik, baru bisa dikatakan ada
rasa cinta.

Jika laki-laki tidak mampu bertahan selama empat detik, kemungkinan tidak
terlalu tertarik pada perempuan itu. Begitu pula sebaliknya perempuan juga
butuh waktu yang sama.

Ilmuwan memasang kamera tersembunyi yang secara rahasia merekam 115 mahasiwa
yang berbicang dengan aktor dan aktris. Mereka kemudian ditanya rata-rata
tingkat ketertarikannya.

Penelitian itu mendapati laki-laki akan memperhatikan wanita lebih dari 8,2
detik jika tertarik. Jika kurang dari empat detik, berarti laki-laki itu
tidak tertarik.

Laki-laki akan menatap mata aktris cantik lebih dari 8,2 detik dan hanya 4,5
detik jika kurang menarik.

Mahasiswa perempuan melakukan hal serupa pada aktor ganteng, demikian
dilaporkan dalam journal Archives of Sexual Behavior.

Peneliti yakin laki-laki menggunakan kontak mata untuk mengukur tingkat
kesuburan pasangan yang diincarnya. Sementara perempuan lebih memikirkan
tidak ingin mengandung anak yang tidak diinginkan atau menjadi single
parent.[ito]

Moga Bermanfaat

Regards

Heri
http://duriz- poduction. blogspot. com

Terlambat Dirimu Mencintaiku

Minggu, 22 Maret, 2009 17:27
Dari:
“widya.wijanarko” <widya.wijanarko@yahoo.com>

Curhatan sahabat..
============ ========= ========= ========= ======
Aku sudah ikhlas kak.. Ikhlas. dadaku sudah lapang tuk menerima keputusan Ibu tuk bulat menggugat cerai Ayah dan tak ada keraguan sedikitpun kalaupun esok aku diminta untuk menjadi saksi, Tidak kan kutahan lagi keputusan bulat Ibu, walau bersimpuh Ayah untuk meminta maaf, ini pelajaran untuk Ayah.. Telat dan pahit memang..

Di Hari tuanya Ayah harus meminta dan memohon Cinta Ibu yang pernah diabaikannya.

Suara Adik diseberang sana terasa berat, dan aku tahu dia menangis.. dan seingatku terakhir dia menangis adalah 22 tahun yang lalu Adik lelaki-ku itu menangis dan meraung karna pecahan kaca yang terlempar ke keningnya sehingga meninggalkan bekas kenakalan dimasa kecilku di pelipisnya.

Dan disini aku hanya diam, dan tak ada air mata yang menetes. tenang, dan ringan rasanya
yah … aku akan belajar untuk IKHLAS.
============ ========= =========

Ibu Pada Anak perempuannya :
Anakku, suatu saat kau bertemu dengan seorang pria kalian saling mencintai
dan lalu menikah itu berarti kau sudah berjanji di hadapan tuhanmu untuk mencintainya, Cintailah dia setulus hatimu,
berikan seluruh hidup dan pengabdianmu kepadanya,
Pelajarilah ilmu Ikhlas olehmu,
sehingga rumah tanggamu akan terasa surga yang indah.

Jangan kau sesali keputusan Ibu untuk meninggalkan Ayahmu,
Takdir kebersamaan kami sampai disini.
Berpisah belum berarti buruk kan??
semuanya akan indah jika dihadapi dengan senyuman, tersenyumlah nak.

Ibu Pada Anak lelaki-nya
Bujang,
Carilah wanita yang kau cintai,
benar-benar dari hatimu rasa cinta itu.
Sehingga tak ada keraguan dihatimu
untuk membawa bahtera rumahtangga- mu yang kan mengarungi samudra luas.
Rasa Cinta kan menjadikan Deburan Ombak bagaikan alunan Musik yang indah,
Rasa kasih dari hati kan menjadikan Asinnya air samudra Luas menjadi Garam penyedap makan.
Jangan pernah kau Khianati Cinta, Istrimu dan anakmu
Kau takkan tahu kapan Allah kan memberikan hukuman atas pengkhianatan janji cinta..
Janji Cinta atas nama Allah dihadapan saksi.
JAdilah Imam untuk Istri dan anakmu, jaga mereka dengan Agama,
Persiapkan pertanggung jawabanmu dihadapan-Nya Nak..

Ibu Pada Dua Anaknya,
Kalian permata hati Ibu,
sayangi Ayah kalian
Jangan pernah kalian sesali perpisahan ini.
Semua Kan Indah pada waktunya, Pecayalah

Doakan Ibu kuat…

============ ========= ========= ====

Ayah Pada anak2nya,
Anakku terlambat untukku menyadari besarnya cinta ini pada Ibumu,
Jangan pernah membenci Ayah anakku…
Ayah sudah mendapat hukuman atas semua ini..
Penolakkan Ibumu untuk bersama Ayah lagi
sungguh hukuman terberat dalam hidup Ayah

Maafkan Ayah… Anakku.

============ ========= ========= ========= ========= =====

By Shade Rahmawati Posted in tulisan Tagged